Kecamatan Long Ikis, Kabupaten PASER
SEJARAH DESA BELIMBING
Desa Belimbing merupakan salah satu bagian dari pada 25 Desa dan 1 Kelurahan yang berada di Wilayah Kecamatan Long Ikis Kabupaten Paser Sementara dalam Peta Dasar Pembangunan Daerah Kabupaten Paser, Desa Belimbing termasuk dalam Wilayah Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK).
Desa Belimbing telah berdiri sebelum penjajahan Belanda masuk dibumi Kabupaten Paser dalam kurun waktu tersebut sampai dengan saat ini, nama atau sebutan untuk seorang Pejabat Kepala/Pimpinan/Penguasa Desa Belimbing adalah sebagai berikut:
Sebelum Jaman Penjajahan Belanda masuk di Kabupaten Paser, Desa Belimbing di Pimpin oleh seorang “Kerti”
Dimasa Penjajahan Belanda Desa Belimbing di Pimpin oleh seorang “Penggawa”
Ketika masa awal Kemerdekaan Republik Indonesia, Desa Belimbing di Pimpin oleh seorang “Pembakal”
Di masa orde Lama, Desa Belimbing di Pimpin oleh seorang “Kepala Kampong/Tuo Kampong”Desa Belimbing merupakan salah satu bagian dari pada 25 Desa dan 1 Kelurahan yang berada di Wilayah Kecamatan Long Ikis Kabupaten Paser Sementara dalam Peta Dasar Pembangunan Daerah Kabupaten Paser, Desa Belimbing termasuk dalam Wilayah Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK).
Desa Belimbing telah berdiri sebelum penjajahan Belanda masuk dibumi Kabupaten Paser dalam kurun waktu tersebut sampai dengan saat ini, nama atau sebutan untuk seorang Pejabat Kepala/Pimpinan/Penguasa Desa Belimbing adalah sebagai berikut:
Sebelum Jaman Penjajahan Belanda masuk di Kabupaten Paser, Desa Belimbing di Pimpin oleh seorang “Kerti”
Dimasa Penjajahan Belanda Desa Belimbing di Pimpin oleh seorang “Penggawa”
Ketika masa awal Kemerdekaan Republik Indonesia, Desa Belimbing di Pimpin oleh seorang “Pembakal”
Di masa orde Lama, Desa Belimbing di Pimpin oleh seorang “Kepala Kampong/Tuo Kampong”
Di masa orde Baru, Desa Belimbing dipimpin oleh seorang “Kepala Desa” adapun nama atau sebutan dari seorang pimpinan/penguasa pemerintah tersebut.
Nama Desa Belimbing dimulai sejak Kepemimpinan Pembakal dan masa Penjajahan Belanda di Paser, ketika Belanda mengadakan program kerja yaitu setiap Kampung diwajibkan untuk melaksanakan kegiatan yaitu: “Bergotong-royong untuk membuat jalan dan jembatan/titian kayu ulin dari batas ke batas dengan Desa tetangga yang lebarnya kurang lebih 3 m” dan waktu itu Desa Belimbing diberi jatah untuk membangun dua unit bangsal masing-masing: 1 unit di Dusun Puti Baka dengan ukuran 5 m x 30 m dan 1 unit di pias Kampong induk dengan ukuran 5 m x 30 m.
Kegiatan tersebut dikemandoi oleh orang suruhan Belanda, maka ketika dalam kegiatan pembuatan jalan dilaksanakan di wilayah Desa Belimbing, para pekerja banyak menemukan pohon Belimbing pada jalur rintisan jalan yang dibangun tersebut, bahkan di mana-mana terdapat tumbuh pohon Belimbing walaupun tidak ada yang menanamnya.Nama Desa Belimbing dimulai sejak Kepemimpinan Pembakal dan masa Penjajahan Belanda di Paser, ketika Belanda mengadakan program kerja yaitu setiap Kampung diwajibkan untuk melaksanakan kegiatan yaitu: “Bergotong-royong untuk membuat jalan dan jembatan/titian kayu ulin dari batas ke batas dengan Desa tetangga yang lebarnya kurang lebih 3 m” dan waktu itu Desa Belimbing diberi jatah untuk membangun dua unit bangsal masing-masing: 1 unit di Dusun Puti Baka dengan ukuran 5 m x 30 m dan 1 unit di pias Kampong induk dengan ukuran 5 m x 30 m.
Kegiatan tersebut dikemandoi oleh orang suruhan Belanda, maka ketika dalam kegiatan pembuatan jalan dilaksanakan di wilayah Desa Belimbing, para pekerja banyak menemukan pohon Belimbing pada jalur rintisan jalan yang dibangun tersebut, bahkan di mana-mana terdapat tumbuh pohon Belimbing walaupun tidak ada yang menanamnya.
Desa Belimbing
Kecamatan Long Ikis, Kabupaten PASER
OpenSID 2602.0.1-premium - Wae Taka v1.0